“Gue gak mau, mereka yang tergabung dengan perusahaan lo nanti melakukan hal buruk sama lo. Please, ijinkan gue melakukan itu.” Oh Hell, bagaimana bisa Zihan berkata tidak dengan sepasang mata yang memandangnya dengan penuh arti di hadapannya ini? Pintu lift terbuka, dengan cepat Zihan melangkahkan kakinya, meninggalkan Zidane yang tentu saja mengekorinya. Zihan kembali menemui Sandres di ruangan pria itu, saat Zidane hendak masuk, Zihan menutup pintu dengan keras, kode bahwa ia harus menunggu di luar. Sial. Apa yang Zihan lakukan di dalam bersama Sandres? Kenapa Zihan sangat lama di dalam? Zidane terus mondar-mandir, membuat beberapa karyawan menatapnya dengan tak suka. Ya, gosip bahwa bodyguard satu ini sangat spesial telah tersebar. Beberapa di antara karyawan itu bahkan sering mel

