Athena Building – NYC, 11 PM. Ruang tamu Penthouse Zihan yang selalu lenggang dan tidak pernah ada tamu yang berkunjung kini penuh dengan berkas-berkas. Terlebih lagi, ada seorang pria asing yang berada di penthouse Zihan. Ya, Sandres sedang berada di penthouse Zihan saat ini. Keduanya tengah sibuk memeriksa banyak hal yang berkaitan dengan perusahaan yang akan di bangun oleh Zihan. Mulai dari pemilihan nama perusahaan, fokus perusahaan, dan lain-lain yang dapat membuat kepala Zihan pecah. Zihan memijit keningnya, kepalanya terasa sangat pusing saat ini. Zidane kemudian membawakan secangkir cokelat hangat untuk Zihan. Zidane tak henti mengamati Sandres, pria itu ternyata dapat memegang ucapannya. Ia benar-benar terlihat serius dan tidak melirik Zihan sama sekali. “Thank

