Bab 73 - Still

1071 Kata

Zidane meraih dagu Zihan, lalu dari belakang ia mencium bibir Zihan, Zihan memejamkan matanya, membuat Zidane semakin yakin untuk mencium bibir gadis itu. Ciuman pelan itu perlahan menjadi lumatan, Zihan membiarkan lidah Zidane mengabsen setiap inci mulutnya. Sadar dengan apa yang dilakukannya, Zihan melepas ciumannya sambil terengah, “Kita gak boleh seperti ini, Zidane…” “I don’t care, you’re still mine.” Zidane kembali menciumi bibir Zihan dengan rakus. Sial, ia amat merindukan bibir ini. Sangat.   Zihan memejamkan matanya, namun bayangan Sandres tiba-tiba muncul begitu saja. Pria baik yang selalu ada untuknya selama satu tahun ini. Pria yang menyembuhkan luka menganga akibat pria yang tengah menciumnya ini. Tidak. Ia tidak boleh seperti ini. Zihan mendorong Zidane lalu berdiri, ta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN