Bab 38 - Penyesalan

1538 Kata

“Lo gak berasa hutang sesuatu ke gue, Rach?” Zihan menghampiri Rachel yang berdiri cukup jauh darinya. “Gue udah tahu semua rencana busuk lo sama Aaron.” Rachel tertunduk, Zihan semakin mendekatinya dan menghentikan langkah kakinya tepat di hadapan Rachel. Zihan meraih dagu Rachel membuat Rachel menatapnya. Mata Rachel memerah, entah menahan tangis atau emosi. Yang jelas Zihan sangat puas melihat Rachel tertunduk tak berdaya di hadapannya. “sorry,” ujar Rachel akhirnya. “Apa? Gue gak denger.” “Sorry… Gue gak bermaksud begitu, gue cuma kesal karena Darrel. Gue gak pernah benar-benar benci sama lo. Gue cuma gak bisa ngelampiasin ini ke Darrel,” lirih Rachel. Zihan terdiam, terselip rasa kasihan tapi mengingat kejahatan yang sudah Rachel lakukan padanya membuat Zihan kembali emosi.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN