Sore hari di kamar rawat Anisa. Aidan berdiri kaku menemani Anisa yang baru selesai diperiksa oleh Dokter Rina, sebuah tindakan yang ia lakukan murni karena terpaksa. Setelah pemeriksaan selesai, Aidan, didorong oleh rasa tanggung jawab dan tatapan menuntut dari ibunya, akhirnya memberanikan diri bertanya kepada Dokter Rina. "Dokter," panggil Aidan, "saya melihat Anisa masih sangat lemah. Apakah ada yang salah? Kenapa dia belum pulih juga?" Anisa terdiam mendengar pertanyaan Aidan. "Benarkah suamiku ini mempedulikan ku? Atau ini hanyalah peran 'suami khawatir' yang sedang ia mainkan?" batin Anisa, skeptis. Dokter Rina menoleh pada Aidan. "Ibu Anisa positif Tipus yang sudah cukup parah karena kelelahan ekstrem dan kurang istirahat Pak. Kami sedang berikan antibiotik dosis tinggi. W

