Penyihir Rugal tidak memberi pembenaran apa pun atas pertanyaan yang kulontarkan. Dia memilih mengalihkan perhatian, dan meskipun aku yakin dia mengetahui keingintahuanku, pada pertarungan camar yang memperebutkan seekor kepiting. Kabar baiknya, tidak satu pun camar berhasil mendapatkan kepiting tersebut sebab binatang itu berhasil bersembunyi di lubang karang sementara kedua pemburunya terkatung-katung memikirkan mangsa baru. Oh ya, sebenarnya itu bisa jadi kabar buruk karena kedua burung tersebut harus mencari kepiting lain agar tidak mati kelaparan. Sabar, teman-teman. Mungkin pemandangan dua camar kelaparan tidak menarik perhatianmu, tetapi ada sesuatu yang membuatku terus memikirkan kejadian tersebut. Laiknya kepiting yang berjuang menyelamatkan diri dari pemangsa—camar-camar cerewe

