In the Name of Rose 3

873 Kata

Aku ingin menjadi anak-anak. Pernahkah kau cemburu pada cara mereka memandang dunia? Seakan esok tidak ada bedanya dengan kemarin. Seakan tidak ada yang berubah. Sementara kita membusuk karena derita. Kata-kata terasa getir sebab berisi kebenaran. Anehnya aku baru menyadari bahwa kebenaran tidak semanis dustamu. Kebenaran yang kutelan teramat pahit hingga kusangka kau ingin menghancurkanku. Oh tidak, kau memang tidak benar-benar menginginkanku. Kau tahu kebenarannya dan aku menulikan diri agar tetap terlindung. Siapa yang akan menangisi kepergianku? ***  Kacau. Nox hanya ingin meninggalkan panti. Dia tidak sanggup bertahan dalam tekanan. Anak-anak tidak suka diatur. Mereka, anak-anak, memiliki keinginan dan kebanyakan orang dewasa tidak mengerti. Ada berbagai hal yang bisa, sek

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN