Dua minggu setelah resmi menjadi pasangan suami istri, Drex berubah menjadi pria bucin yang tak tertolong. Pria itu akan kelabakan ketika terbangun di pagi hari dan tak mendapati sang istri di sampingnya. Padahal rutinitas Pelangi memang berkutat di dapur bersama pelayan, lalu beralih mengurus sang anak yang kini memasuki usia dua bulan. "Sayang?" panggil Drex dengan wajah bantal. Pelangi menoleh lalu tersenyum lembut. Dia sudah mulai terbiasa dengan sikap Drex yang manja. "Ya, kenapa?" tanya Pelangi lembut. Drex melanjutkan langkahnya lalu memeluk tubuh montok sang istri seperti biasa. "Wangi banget pagi-pagi, padahal ayah sama kakak belum mandi loh." Protes Drex menghirup aroma shampo dan sabun di ceruk leher Pelangi. "Geli ih, mending pergi mandi gih. Sebentar lagi aku selesai,

