Sesampainya di rumah, Brian mendapatkan begitu banyak pertanyaan dari sang mama tentang perkataannya saat di panti. Tapi dirinya tetap diam dan tak memberikan penjelasan apapun kepada mamanya. “Ma, ada apa ini?” Daren melangkah mendekati istri dan putranya yang baru saja melangkah masuk ke dalam rumah. Brian menatap sang mama. “Ma, Brian pulang dulu, ini sudah malam.” “Kamu belum menjawab pertanyaan Mama tadi.” Daren mengernyitkan dahinya. Ia sama sekali tak mengerti pembicaraan sang istri dengan putranya. “Ma, ada apa ini? kalian sedang berdebat apa?” tanyanya penasaran. “Pa, Mama sedang membicarakan tentang Aruna dan Brian.” “Hah! Maksud Mama?” dahi Daren semakin mengernyit. Dirinya benar-benar tidak paham maksud ucapan sang istri. Brian menghela nafas panjang. “Pa, tadi Brian

