Permintaan Ines

2922 Kata

Brian menghentikan mobilnya tepat di depan rumah kedua orang tuanya. Sang mama menghubunginya dan memintanya untuk datang. Brian membuka pintu mobil, melangkah keluar, lalu berjalan menuju pintu rumahnya. “Ma, kenapa Mama minta Brian untuk datang?” Ines mengajak Brian untuk duduk di sofa ruang tamu. Dirinya tak bisa tidur nyenyak semenjak Aruna pergi. Bagaimanapun Aruna adalah bagian dari keluarganya. Anak yang sudah dirinya besarkan lebih dari 14 tahun. “Sayang, apa kamu sudah mendengar kabar tentang Aruna?” Brian menggelengkan kepalanya. “Belum, Ma. Brian sudah berusaha mencari kemana-mana, tapi belum juga ketemu.” “Sayang, apa kamu mau mengantar Mama ke panti? Mama yakin, Aruna ada di panti.” “Brian sudah kesana, Ma. Tapi Aruna gak ada disana.” “Mungkin Aruna sengaja menghindar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN