Thomas beranjak dari duduknya, ia melangkah menghampiri Iren yang tengah duduk sendirian. “Ren, ngapain lo disini?” tanya Thomas setelah berada tepat di depan Iren. Meski saat ini Thomas sudah agak mabuk, tapi dirinya masih bisa mengenali wajah Iren dengan sangat jelas. Iren yang sudah mabuk berat, mendongakkan kepalanya guna menatap sosok yang saat ini berdiri di depannya. “Kak Thomas. Sedang apa Kakak disini? Apa Kakak mau menemani aku minum?” Iren bahkan mengangkat gelas yang berisi wine ke arah Thomas. Thomas mendudukkan tubuhnya di samping Iren, lalu mengambil gelas itu dari tangan Iren dan meletakkannya di atas meja. “Apa-apaan sih, Kak!” seru Iren tak terima dan mengambil gelas itu lalu meneguk wine yang ada di dalamnya sampai habis. “Kalau Kakak gak mau menemani aku minum, l

