Brian sudah selesai membersihkan tubuhnya. Malam ini dirinya tinggal di rumah itu berdua dengan Aruna, karena sang mama dan papa belum kembali dari luar kota. Daren dan Ines mempercayakan Aruna kepada Brian untuk menjaga Aruna. Mereka yakin, kalau putranya itu bisa menjaga putri kesayangan mereka. Tapi sepertinya keputusan mereka berdua salah. Mereka lupa kalau putra mereka itu sangat tergila-gila dengan putri angkatnya itu. Brian mengusap perutnya yang keroncongan. “Apa Aruna sudah selesai masak ya? aku sudah lapar banget.” Malam ini Aruna memang berjanji akan memasak makan malam untuk Brian dan meminta Brian untuk menunggu sampai masakannya matang. Setelah masakannya matang, Aruna baru memanggil Brian. Tapi sepertinya perut Brian sudah tak sabar untuk menyantap masakan yang dibuat

