Rasanya jantung Xia He terasa copot saat itu juga saat mendengar ajakan santai Pangeran Anming. Niat hati ingin marah-marah, tapi tertahan kala teringat akan sesuatu, yaitunya tentang otak polos Pangeran Anming. Pangeran Anming memang tahu kata b******a akan tetapi pangeran itu belum tentu tahu arti dari kata yang diucapkannya. Pemikiran tersebut membuat seulas senyuman miring muncul di bibirnya. Ia beringsut mendekati Pangeran Anming dan memegang dagu Pangeran itu penuh intimidasi. Pangeran Anming sampai tidak berkutik dibuatnya. Pangeran Anming hanya mengerjap polos mendapati tatapan menghunus dari sang istri. "Apakah kau yakin ingin mengajakku b******a? Apakah kau yakin tidak akan menyesal b******a denganku? Kalau tidak yakin, silahkan tarik ucapanmu sekarang sebelum semuanya terl

