Xia He tertawa ngakak untuk kesekian kalinya mendengar jawaban polos Pangeran Anming. Melepaskan pelukan mereka dan menangkup wajah memelas Pangeran Anming. Dikecupnya bibir sang suami sekilas. "Baiklah, baiklah. Aku tidak akan melakukan itu padamu." Senyuman lebar muncul di bibir Pangeran Anming mendengar ucapan istrinya tersebut. Tiba-tiba senyuman Pangeran Anming surut sambil menatap Xia He dari atas sampai bawah. "Kenapa pakaian Xia berbeda dengan yang tadi?" Xia He tetap bersikap tenang meskipun ditanya hal tersebut. Ia malah berjalan mendahului Pangeran Anming kemudian duduk di tepian tempat tidur. "Bajuku terkena cipratan darah." Kekehnya. Padahal tidak ada yang lucu dari hal yang diucapkannya. "Kenapa bisa terkena cipratan darah, Xia?" "Karena tadi aku membunuh hewan." Jawab X

