Harry turun dari motornya kemudian menatap kearah sebuah rumah mewah dengan desain moderen bernuansa hitam. Sungguh sebenarnya Harry sangat malas jika harus datang kembali ke kediaman Alveric namun ia tidak punya pilihan selain kembali ke rumah ini menemui Ayahnya yaitu Tuan Alveric agar tidak mengganggu hidupnya. Harry memegang gangga pintu gerbang, dengan fasilitas sensor pintar gerbang itu langsung terbuka saat mengidentifikasi identitas Harry melalui sidik jari yang ada sensor pada ganggang pintu. "Selamat datang kembali ke rumah Tuan Harry." Ucap AI yang ada dalam layanan pintu gerbang itu. Harry melangkah memasuki area pekarangan kediaman Alveric, tidak ada yang berubah di kediaman itu selama 2 tahun lebih dia tinggalkan selain koleksi mobil yang Harry tau pasti milik Ayah dan sa

