56. Satu Ciuman

1597 Kata

Ini sangat menyeramkan. Lebih menyeramkan daripada sekadar nonton film horor. Pandangan Papa dan Mama terlihat nggak percaya. Selang beberapa saat kemudian mereka berdua saling berpandangan dengan raut wajah yang nggak bisa kuartikan. Pembicaraan yang awalnya begitu bersemangat tiba-tiba saja mendadak hening. Aku sampai harus menahan napas karena terlalu tegang. Aku sama sekali nggak pernah memikirkan hal ini. Bagiku walaupun Genta pernah menikah, tapi pernikahannya hanya sekadar di atas kertas aja dan nggak melibatkan perasaan. Tapi untuk saat ini aku bingung menjelaskannya pada Papa dan Mama. "Kami nggak pernah mengetahui hal ini sebelumnya," ucap Papa dengan wajah bingung. "Maaf, Om. Bukannya saya menyembunyikan semua ini, tapi belum ada waktu yang tepat untuk menjelaskan status say

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN