28. Yakin

1631 Kata

Pagi ini terasa sedikit berbeda, apalagi dengan keadaan hubunganku dan Genta telah membaik. Nggak ada yang tahu sih tentang hal ini, apalagi orang-orang kantor. Aku sudah mewanti-wanti Genta untuk nggak bersikap mesra padaku saat di kantor. Awalnya Genta nggak mau, katanya apa salahnya dia menunjukkan perhatiannya padaku saat di kantor. Tapi saat aku jelaskan jika posisiku sebagai karyawan baru, tentu saja akan memancing gosip yang yang baik tentangku. Genta boleh menyapaku, tapi hanya sebatas sapaan formal. Nggak boleh lebih dari itu. Sebagai karyawan baru, tentu saja aku nggak mau menunjukkan citra burukku. Genta hanya tertawa dan nggak menyatakan kesediaannya. Aku tahu, kadang dia nggak bisa menahan keinginannya untuk bisa di dekatku. "Wah...wah...wah, yang baru pulang dari liburan,"

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN