Baru kali ini Siska melihat Dita yang terlihat begitu tak bersemangat. Biasanya Dita adalah sahabatnya yang mempunyai semangat paling tinggi untuk menjalani hari-harinya. Tapi sekarang, sahabatnya itu terlihat seperti orang yang sudah tak mempunyai semangat hidup lagi. Apalagi dengan pertanyaan yang baru saja Dita lontarkan padanya, memperkuat tebakannya kalau saat ini sahabatnya itu sedang ada masalah dengan calon suaminya. Baru jadi calon saja sudah membuat Dita tak bersemangat seperti ini. Bagaimana kalau sudah menjadi suaminya nanti? apa sahabatnya itu akan selalu terlihat lemah seperti ini? gak, Siska gak akan membiarkan itu terjadi pada sahabatnya. “Dit, kenapa kamu menanyakan itu? apa kamu melihat steven sedang bersama dengan wanita lain?” tanya Siska dengan kedua mata menyipit.

