Bab 12. Persimpangan Rasa dan Dilema

1155 Kata

Ini adalah kali pertama Mia menjalani hubungan suami istri. Tanpa dasar cinta, melainkan karena sebuah kewajiban. Perasaan canggung sempat menguasainya, tetapi ia mencoba melawan rasa itu dengan mengikuti setiap gerakan dan sentuhan yang Bara berikan. Bara, dengan ketenangan dan penguasaannya, mampu menciptakan suasana yang perlahan membuat Mia terbawa. Meski awalnya terasa asing, akhirnya keduanya mencapai momen penyatuan, menjalani hubungan itu sebagaimana yang diharapkan. Setelah segalanya selesai, Bara duduk di tepi ranjang, mengenakan pakaiannya dengan tenang. Ia menatap Mia sejenak, lalu mengucapkan, “Terima kasih.” Ucapannya terdengar sederhana, tetapi penuh makna, seolah ia mengakui betapa berat peran yang kini mereka jalani bersama. Mia hanya mengangguk pelan, mencoba mencerna pe

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN