Kedatangan Ibu

1224 Kata

Kehadiran Faiza di sekolahnya kemarin sore, membuat Syazwani murung sepanjang malam. Ingin rasanya ia menangis dan mengadu pada Amran, tetapi tidak mungkin ia lakukan, karena dapat membuat ayahnya marah pada Faiza, yang berakhir dengan memicu kebencian semua kakaknya. Kesedihan Syazwani bukan hanya karena kata-kata kasar Faiza, tetapi juga karena sifat kikirnya. Andaikan saja kakak keempatnya itu tidak meminta kembali uang pemberian dari Hanif, tentu hari ini, ia bisa memasak nasi dengan sedikit sayur yang dibeli di warung. Namun, pada akhirnya, Syazwani tetap harus bersyukur dengan satu kaleng beras yang akan ia masak menjadi bubur, seperti hari kemarin. "Hai sudahlah Syaz. Jangan sedih kan perihal semalam. Memang engkau tak ada rezeki nak makan nasi," lirih Syazwani sembari menyalakan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN