Usaha Amran untuk menghubungi Nasir, akhirnya berhasil. Meskipun ada sedikit drama saat meminta pertolongan Pak Long dan Mak Long yang susah memahami apa kata-katanya. Beruntung lambat laun, kedua orang tua itu mengerti akan isyarat yang dikeluarkannya. Mereka memberikan kertas kosong dan pena pada Amran yang menulis nama dan nomor telepon Nasir dengan susah payah. Tanpa menunggu lama Pak Long segera menelepon Nasir, menjelaskan keadaan Amran yang menderita stroke, selama hampir dua tahun terakhir. Memintanya untuk datang sembari membawa uang serta keperluan dapur seperti yang diperintahkan Amran. Selang beberapa jam, Nasir yang ditunggu-tunggu Amran, akhirnya datang dengan sejumlah uang, sembako, bumbu dapur, dan makanan siap saji. Serentak dengan kepulangan Syazwani dari sekolah. Gad

