Naik ojek

1501 Kata

Sebuah ponsel bergaya tempo dulu, Maya keluarkan dari dalam kotak. Berbeda jauh dengan ukuran ponsel canggih masa kini. Ponsel kecil berwarna biru malam, terlihat imut dan mini sekali saat Maya genggam. "Ini? Kamu tidak salah?" tanya Maya, hampir dibuat melongo. "Hem, bagus kan?" tanya Erwin, mengangguk cepat. "Bagus sih bagus. Tapi, ini kan sudah beda jaman? Sekarang ponsel sudah canggih semua. Bisa chatting tanpa harus menggunakan pulsa lagi. Apa ponsel ini untukku?" tanya Maya, ia tak habis pikir dengan pola pikir Erwin. "Itu memang tujuanku. Kamu tenang saja kalau masalah pulsa. Aku akan mengisi penuh pulsa di ponsel baru kamu itu! Tidak usah chatting! Sms dan telepon kan masih bisa?" ujar Erwin, dengan santainya. Maya hanya menghela nafas berat. Ia tak mau terlalu mengeluh dengan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN