Di sisi lain, Doyoung yang sedang berada di dapur untuk minum tersedak kaget mendengar teriakan Jaemin. Ckckck, sudah dibilang jangan main kasar. Gumam Doyoung sambil geleng-geleng kepala. *** Kembali di kamar Jeno. Nafas berat Jaemin terdengar jelas akibat kesulitan mengambil nafas karena penetrasi Jeno yang bukan main sakitnya. Jeno sendiri membiarkan Jaemin beradaptasi terlebih dahulu sambil menciumi leher Jaemin. Ia menarik bibir Jaemin untuk mengalihkan perhatian Jaemin sambil pelan-pelan mencoba menggerakkan miliknya dibawah sana. Namun, hanya dengan sedikit gerakan, Jaemin sudah meringis. Air matanya tak tertahan lagi. Jeno sungguh kejam memasukkan semuanya sekaligus kedalam lubang perawan Jaemin. "Sepertinya hanya butuh sehari untuk membuatmu menangis dibawahku, Jaem." Ujar J

