Andra meremas bantal guling yang sedang dipeluk nya ketika mendengar suara Gita, apalagi ketika Gita menanyakan tentangnya. Menitipkan salam dengan diiringi sindiran, membuatnya tersenyum. Gadisnya memang lucu, malu-mau dan terkadang membuat drama. Matanya menatap layar laptop yang sedang menampilkan grafik perusahaannya, tetapi telinga dan hatinya fokus mendengarkan Gita yang berbicara di seberang teleponnya. Kenn memang sengaja mengaktifkan mode pengeras suara handphonenya, karena Wildan juga ingin mendengarnya. Entah sengaja atau tidak, hal itu tetap disyukuri oleh Andra. Andra berpura-pura sibuk ketika Getta keluar dari kamar mandi. Andra sudah berkata tidak peduli dengan urusan mereka, yang mereka tahu itu hanya omongannya saja. Tidak mungkin Andra tidak peduli pada Gita, karena s

