Aku Benci Dia

1218 Kata

Dengan kepala tertunduk Satya menceritakan kejadian malam itu. Semuanya bermula saat ia menerima bantuan Melisa untuk membuat kopi. Entah kopi apa yang wanita itu suguhkan karena beberapa menit setelah mengkonsumsinya tubuh Satya terasa panas dan gairahnya meningkat. Kemudian, Melisa mulai menggoda dengan duduk di pangkuan, meraba d**a bidangnya dan memberikan kecupan seringan kapas di wajahnya. Satya memang sudah b*******h terpancing dan membalas perlakuan Melisa. Mereka saling memagut dan meraba tubuh masing-masing. Lalu, wanita yang berstatus sebagai sepupunya itu mengubah posisi duduk yang semula menyamping menjadi berhadapan dengannya. Satya berusaha meraih kewarasan, apalagi saat wanita itu mulai menggerakkan pinggul, menggesekkan bagian intim mereka. Gairah yang sudah meningkat s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN