Penyesalan Seorang Ayah

2578 Kata

Satya menarik paksa Kirana masuk ke dalam kamar yang letaknya tepat di depan kamar mandi. Ruangan yang sudah diubah menjadi perpustakaan mini sekaligus ruang kerja. Di ruangan inilah Satya meletakkan koper miliknya untuk sementara. Kirana memekik saat Satya mendudukkannya di sebuah sofa yang terlihat seperti single bed yang menempel pada dinding kaca. Berbagai macam bentuk dan ukuran bantal mengisi setengah bagian sofa itu. “Diam di situ!” titahnya dengan mengarahkan jari telunjuk ke arah Kirana. “Apaan, sih,” guman Kirana dengan kedua tangan bersedekap dan punggung yang disandarkan pada bantal. menatap kesal pada pria itu. Satya berjalan ke arah rak buku yang berada di sudut ruangan. Pria itu berjongkok di depan sebuah koper kecil berwarna hitam dan membukanya. Mengambil celana jeans

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN