Tujuh minggu sudah Satya menjalani hidupnya di dua kota. Awal minggu di Surabaya untuk bekerja lalu, menghabiskan akhir minggu di Jakarta. Meninggalkan anak-anak untuk sementara waktu demi meraih kembali wanita yang banyak mengubah hidupnya. Lelah? Jangan ditanya. Tubuhnya sudah berulang kali melakukan protes, meminta tuannya untuk beristirahat barang sejenak. Namun, si empunya tubuh memilih untuk menikmati hari-hari yang tinggal beberapa minggu lagi bersama sang pujaan hati. Satya sedang berjudi dengan nasib. Entah berhasil membawa kembali atau malah harus merelakan. Yang jelas ia tidak akan menyia-nyiakan waktu yang ia miliki. Bukan untuknya saja, tetapi untuk kedua putrinya. Minggu kedelapan, Satya dan Kirana berangkat bersama ke Jakarta setelah kemarin menghadiri sidang pembuktian.

