part 11

1330 Kata
hari ini adalah hari aku mengambil cuti sampai 3 hari kedepan, pas sekali banyak sekali pesanan. "Alhamdulilah walaupun dari subuh sampai jam 1 ini baru selesai semua tp kalo di kerjakan bareng bareng gini ga kerasa ya capeknya" "iya mba, saya ikut seneng usaha mba hana makin maju"ucap tono "mba kapan mau resign, kasian mba badannya, usaha mba kan sudah lebih dari cukup saat ini bahkan mba juga mempekerjakan kami bertiga"ucap agus menimpali "hehe gapapa kok, mba seneng soalnya majikan mba, sangat baik juga biar ngga suntuk di rumah terus, oh iya bonus kalian nanti aku transfer yaa, mba belum sempat ke bank untuk mengambil uang" "wah ada bonus lagi mba bulan ini asiiikk bisa jalan jalan ke mall nanti" ucap eti kegirangan "alhamdulilah ini kan berkat bantuan kalian, ah eti anak anak kemana kok sepi" "baru aja masuk kamar sama mba puput katanya mau tidur siang mba" "mba juga cape, mba mau nyusul mereka ya, kalian makan dulu yaa habis itu istirahat, pulang cepat" "siapp boss" ucap mereka bertiga kompak sekali setelah ini aku bebersih, lalu masuk ke kamar dan benar saja mereka sudah tidur dengan mba puput setelah melihat mereka yang sudah tertidur pulas aku memilih untuk ke kamar ibu, sepertinya ibu di kamar tok tok tok "bu apa ibu tidur? " "tidak han masuk saja"jawab ibu dari dalam aku masuk lalu membaringkan tubuhku di ranjang ibu "han, gimana kalo kamu berhenti bekerja saja?" tanya ibu tiba tiba "belum bu, coba sebulan lagi ya hana juga mau bangun tempat dulu buat tempat masak bu, jadi hana harus punya pendapatan lain Seenggakny untuk anak anak, hana takut tidak bisa membiayai mereka bu" ucapku, "kamu ini bicara apa han, jangan putus asa" "bu besok pernikahannya mas dimas" "ibu temani ya han, jangan sedih ya, zahra tidak mau. dia malah mengambil les tambahan"ucap ibu lagi entahlah akhir akhir ini zahra agak murung, setelah tau ayahnya akan menikahi wanita lain, anak susianya sudah di dewasakan oleh keadaan "tidak usah bu, ibu di rumah saja ya jaga anak anak biar aku pergi sendiri, atau mungkin sama esti nanti" setelah berbincang bincang aku mengambil ponsel di kamar untuk mentransfer hak hak tono agus dan eti, mereka sangat berjasa sekali, tanpa mereka mungkin bisnis online ku tidak akan seperti ini walaupun masih jauh dari kata sukses sesaat setelah mentransfer aku meletakan ponsel untuk di chargee tiba tiba ada sebuah panggilan di aplikasi hijau "hallo hana, assalamualaikum" "waalaikumsalam mas arka,ada apa? aku tiga hari kedepan mengambil cuti aku sudah bilang sama pak widi dan oma mas" "mm iya hana aku sudah tau, apa besok kamu akan ke pernikahan dimas?, gimana kalo berangkat sama aku?" "loh emang mas arka kenal ?" "ga juga si tapi dia manager di kantor cabang,papa tidak bisa datang jadi aku mewakili"jawab mas arka "oke kita ketemu di sana saja ya mas" "gimana kalau aku jemput aja,?" "tapi mas.." "alah ga papa hana, nanti aku jemput ke rumah kamu" "tapi emang mas arka tau rumahku" aku terkekeh "ah iya aku ga tau yasudah kita ketemu di sana aja bye han" mas arka sepertinya buru buru mematikan telepon "ya ampun ada ada aja dasar tuan muda" *** pagi ini aku sudah bersiap siap ke pernikahan mantan suamiku atas undangan yang datang seminggu yang lalu itu, sudah sejam berlalu aku masih duduk di kamar zifa sudah pergi entah kemana dengan mbahnya, zahra juga sedang sekolah dia benar benar tidak mau datang bahkan dia mengambil les tambahan di sore hari karna aku terus memaksa ikut " selama perjalan rumah tangga kita walaupun tidak terlalu manis untuku tapi aku tidak pernah sekalipun menyesal hidup denganmu" ucapku dalam hati dering telpon membuyarkan lamunanku "hallo assalamualaikum han? kamu dimana? aku udah sampe" "ah iya mas arka, sebentar lagi aku sampe" lalu aku bergegas berangkat, "ton, mba berangkat dulu yaa? km bisa kan hendel semua?" "iya mba hana, siaap, tapi apa mba hana baik baik aja? jangan berngkat deh mba saya khawatir mba kenapa kenapa di jalan " "gapapa ton, mba udah baik baik aja kok, mungkin emang udah jalannya begini" lalu aku berlalu pergi meninggalkan mereka untuk menyaksikan pernikahan mas dimas dan istri barunya sesampai di sana aku mencari cari keberadaan mas arka, "kemana dia katanya udah sampe" "hana" seseorang memegang pundaku "astagfirulah mas arka ngagetin aja" "mas arka dari mana ?bukanya udah sampe dari tadi?" "iyaa aku udah sampe dari tadi, duduk di mobil mau masuk ke sini sama kamu, malah kamu nyelonong aja" "ah benarkah kenapa?"tanyaku heran "kenapa apanya?" "eh gapapa kok mas, apa mas dimas udah ijab kabul? "tanyaku "sudah hana sepertinya, yuk duduk di sana"ajak mas arka "waahh hana seleramu bagus sekali"ledek esti yang entah datang dari arah mana, dia juga ikut bergabung dengan aku dan mas arka "astaga anak ini, mulai menyebalkan" "jangan marah dong han, kenalin napa han? " "ah iya aku arka" mas arka yang dari tadi hanya memperhatikan keributan kecil aku dengan sahabatku itu buka suara dan mengulurkan tangan "esti, aku sahabatnya hana, kamu siapanya? pacar barunya?" "esssssss"kataku sedikit keras yang sedang di introgasi hanya tertawa kecil "lihat tu han, istri dimas yang sekarang cukup cantik tapi auranya kaya negatif gitu yaa" "mulai deh jadi anak indihom"balasku "indigo dong hanaaa bukan indihom" lalu kita tertawa bersama tampak bapak dan ibu mertua yang sedang mengobrol dengan tamu memandangku sinis, "hanaa" "ah ibu suti, pak amir" aku berdiri dan menyalami mereka "hana, kenalin ini hafiz anak ibu, yang kerja di bandung sekarang sudah pindah ke sini loh"ucap bu suti "ah benarkah bu, pasti ibu senang sekali karna udah ga LDRan lagi" "hallo hana, aku hafiz" ucap mas hafiz mengulurkan tangannya "Hana" "kamu datang dengan siapa han?" tanya pak amir "oh ini mas arka, sama sahabatku esti" "wah kalian pasangan yang cocok"puji pak amir ke mas arka dan esti "wahh sepertinya ada salah paham pak, saya dan mas arka ini baru saja berkenalan bisa di sebut dia datang dengan mba hana"esti menjelaskan panjang lebar setelah mengobrol kecil dengan mereka aku dan mas arka pamit untuk pulang menyalami mas dimas dan istrinya "mas dimas mba tari selamat ya semoga bahagia" "terimakasih hana,kamu datang sama siapa?" "saya arka, temannya hana" lalu kami berlalu keluar tadinya ingin bersalaman dulu dengan mantan ibu dan bapak mertua tapi sepertinya mereka menghindariku "han, kamu bawa motor? aku pinjem yaa?"ucap esti memohon "loh emang kamu dateng sama siapa? nanti aku pulangnya gimana? bareng aja ya?" "tapi haann aku mau pergi agak lama loh mungkin pulang malam, kamu pulang sama mas arka aja iya ga mas?" "gausah mas nanti aku pesan taxi online aja" "gapapa han, ayo ku antar jadi aku tau rumah kamu" "tapi nanti merepotkan mas biar aku pesan taxi online aja ya" "gapapa han ayo ku antar aja"ucap mas arka sedikit memaksa "baiklah" lalu kami masuk ke mobil dan perjalanan pulang "han kamu ga papa?"tanya mas arka aku memang sedikit melamun, apa yang terjadi seperti mimpi, walaubagaimanapun aku sudah cukup lama hidup bersama mas dimas apalagi ada anak anak, "ah gapapa mas," mas arka hanya tersenyum setelah berapa lama di perjalanan akhirnya sampe juga "ayo mas mampir dulu," "ah baiklah hana" "maaf yaa tempat tinggalku sederhana"ucapku "assalamualaikum" "waalaikumsalam, han kamu sama siapa? kata tono tadi pergi bawa motor" "oh kenalin bu ini mas arka, cucu oma maria" lalu mas arka mengulurkan tangan dan bersalaman dengan ibuku aku mengambil zifa dari gendongan ibu "wah anak mama cantik sekali" "bu hana titip zifaa lagi yaa mau buatkan minum dulu buat mas arka," "biar sama aku han" ucap mas arka sambil melepaskan jasnya "hallo adek zifaa cantik sekali yuk sama om arka" lalu mas arka yang gantian mengambil zifa dari gendonganku "han kenapa kamu jalan dengan anak cucu oma maria"tanya ibu "hanya kebetulan ibu" lalu aku berlalu meninggalkan ibu dengan segala rasa penasaranya kurang lebih 1 jam mas arka di sini bermain dengan zifa, zifa terlihat senang sekali mungkin dia merindukan mas dimas, sosok ayahnya setelah mas arka pamit aku lekas bersih bersih lalu menidurkan zifa , pesanan biarlah d hendel sama toni agus dan eti rasanya aku lelah sekali hari ini
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN