"Excuse me," ujar Zein pada seorang pramugari yang berada di sana. "Ada yang bisa saya bantu, Tuan?" Pramugari itu lekas bangkit dari duduknya saat melihat Zein. "Saya butuh satu set mukena, ada?" "Ada, Tuan, mohon ditunggu." Pramugari itu melangkah menjauhi Zein, mencari mukena yang mungkin milik dirinya sendiri. Zein tampak menunggu dengan sabar di tempatnya. Hingga akhirnya pramugari itu kembali. "Silahkan, Tuan," ucapnya sambil mempersilakan mukena yang terlipat rapi plus sajadah di tangannya. Zein menerimanya. "Milikmu?" tebaknya. Pramugari itu tampak mengangguk. "Nanti kukembalikan," ucapnya sebelum melangkah pergi dan masuk ke dalam kabin. Dapat Zein lihat, Azalia sedang merapikan kerudungnya. Istrinya itu tampak sudah siap untuk melaksanakan ibadah salat. Tidak membawa mu

