#46

1323 Kata

“Udah tenang?”             Ravina masih terisak, tapi tidak seperti sebelumnya. Cewek itu mengangguk dan menerima gelas yang diberikan oleh Elkansa. Setelah minum, Ravina menyeka hidungnya dengan sapu tangan yang juga diberikan oleh Elkansa. Dia sedang duduk di ruang tamu lantai dua rumah Leo bersama dengan Elkansa, Virgo, Fitri, Leo, Lilian dan Veloz. Walau Veloz tidak ada kaitannya dengan Kean dan Rado, namun cowok itu bilang dia ingin membantu.             “Jadi, sekarang kalian udah resmi pacaran?” tanya Veloz dengan nada menggoda dan mengedipkan sebelah mata untuk Ravina. “Udah saling menyatakan perasaan kan barusan?”             “Diam, Loz,” komentar Elkansa. Cowok itu melempar kue ke arah Veloz yang langsung ditangkap dengan sigap olehnya. “Gue nggak mau ngurusin masalah begituan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN