Part 15 Lunar Mengunjungi Klinik Bira Lunar membulatkan tekad mengunjungi klinik pijat suaminya sore ini. Ia sudah siap jika Bira marah atau mungkin mengusirnya, tapi tidak akan mundur. Paling tidak dirinya bisa melihat dengan mata kepala sendiri. Suaminya benar-benar bekerja sebagai tukang pijat patah tulang dan keseleo, bukan yang lain. “Loh kenapa, Mas?” tanya Lunar ketika motor ojeg online berhenti di pinggir jalan raya. “Maaf, Mbak. Sepertinya ban motor saya bocor. Saya cari tambal ban dulu ya, Mbak? Mbak mau ikut saya atau tunggu di sini. Nanti setelah saya selesai menambal, saya balik lagi,” kata pemuda itu pada Lunar dengan wajah bersalah. “Yah, di mana tukang tambalnya? Kalau jauh, saya buang-buang energi sama waktu dong. Ini saya bayar aja deh, saya mau naik ojeg online ya

