XIX - Aku dan Kamu yang Melepas

2149 Kata

Pada pertemuan kesekian, Daniel akhirnya berani untuk memanggil nama Hana. Perempuan itu duduk menghadap brangkar Adira. Ia terlihat tenang manakala mengusap pipi Adira yang pucat. Sementara itu, Adira yang rebah terlihat tidur dalam damai. Sepasang matanya mengatup rapat dengan cekungan di bawah kantung mata. Adira terlihat semakin kurus setiap harinya. Rumah Sakit mungkin menjadi tempat istirahat bagi Adira. Sedangkan, Hana tampak belum lelah menemaninya. Tidak pernah Daniel temui Adira duduk tanpa Hana. Pun, orang-orang di sekitar Hana juga mulai menjadi bagian dari hidupnya. Hana terlihat beberapa kali mengobrol dengan pasien di sayap kanan. Lalu Daniel juga pernah melihat Hana yang berbagi makanan dengan pasien tua di sayap kiri. Hana yang merawat ibunya. Hana yang berbakti pada ib

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN