Jenny tampak bimbang di kamarnya. Dia mondar-mandir dengan wajah yang gelisah. Kedatangannya jauh-jauh dari Amerika tidak lain dan tidak bukan adalah demi untuk menyerahkan diri pada Tuan Kin, pria yang sudah disukainya sejak kecil sekaligus pria yang menjadi incaran keluarganya. Siapa yang tidak ingin memiliki suami dan menantu seperti Tuan Kin? Dia pria yang nyaris sempurna dengan ketampanan dan kekuasaannya. Dari remaja Tuan Kin menjadi incaran banyak gadis meskipun pria itu tetap saja bersikap dingin. Praduga Tuan Kin tidak menyukai wanita dan menyukai sesama jenis, sudah ada sejak pria itu berusia belasan. Semua cinta teman wanita di sekolah selalu ditolaknya. Tapi seorang Jenny tidak percaya. Dia yakin Tuan Kin adalah pria tulen karena sebagai teman dekatnya, Jenny tidak pernah me

