Bagian 22 - Jinora cemburu

1296 Kata

Bekasi, 5 Febuari 2016    “Kenapa sih Kimia susah banget, kenapa sih gue masuk IPA. ARGHHH..” Gundah Raziel mengomel-omel sendiri sambil mengacak-acak kepalanya. Jinora melirik ke arah Raziel, lalu diam-diam menertawai kepasrahan Raziel.   “Ra.. Kalo gue bolos boleh gak sih? Sekali aja..” Pinta Raziel sambil memegang tangan Jinora, Jinora mengeleng perlahan.   “Gak, janji tetap janji” Kata Jinora sambil mengacungkan jari telunjuknya, Raziel yang melihat reaksi Jinora langsung kembali cemberut lalu menadahkan kepalanya ke meja.   “Kalo lu mau nanti gue ajarin deh pulang sekolah, lagian kayanya ini bakal jadi PR deh. Soalnya tinggal 2 menit lagi” Ucap Jinora sambil menatap jam tangan yang ada di tangannya lalu menghitung waktu perlahan.   “1.. 2.. 3..”   KRINGGG.. Seketika seluru

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN