"Itu semua data diri Sekar maksudnya Mawar. Sekarang apapun harus pakai akal, jangan terlalu fokus pada Jihan. Ingat! jangan bilang bokap gua bantu lu." Jelasnya membuat Alif mengangguk.Ia hampir tak percaya Rama telah menolongnya. "Lo dapat semua ini darimana?" Tanya Alif kian penasaran yang hanya menata berkas di berikan Rama. Pria itu mendekati Alif, harus ia akui hubungan dan Alif memang tidak baik selama inu tapi bagaimanapun di tubuh mereka ada darah sama mengalir. "Lo nggak perlu tau darimana gua dapat semua ini. Mawar dikenal namanya Sekar di Bali. Dia sempat kuliah Jakarta dan pernah menikah dengan seorang pengusaha batu bara." Alif melebarkan matanya, ia hampir tak percaya jika Rama bisa mendapat informasi akurat seperti ini. "Gua bahkan nggak tau kalau Mawar pernah menikah."

