Sudah dua jam lebih Danisa tidak keluar dari kamarnya di lantai atas. Oma Indri cemas, mondar-mandir tak karuan, tapi juga tidak mau mengganggu putri sulungnya itu. Bukan tidak mau mengganggu, mungkin inilah sifat buruk Danisa. Kalau sedang ada masalah, dia pasti mengurung diri berhari-hari di dalam kamar, sampai ia bisa mengatasi dirinya sendiri. Baru setelahnya keluar, ketika sudah punya solusi atau baru mau mencari bantuan untuk mendapatkan solusi. Oma Indri tau betul watak anaknya, tapi toh, seorang ibu tidak bisa benar-benar tenang, apa lagi saat tau putrinya sedang ada masalah yang memberatkan hati. Alif, penjaga vila, datang membawakan makanan yang tadi diminta Oma Indri beli. Kalau saja peralatan memasak di vila ini lengkap, sudah pasti Oma Indri memasak sendiri makanan untuk me

