Pagi, pukul sembilan lewat sepuluh menit. Giovanni Armala Darmawan menjabat tangan Akung Wiratama dengan mantap. Tidak ada getar dalam suaranya ketika menjawab kalimat ijab yang disampaikan ayahanda kekasih hatinya. Kata demi kata mengalir lancar keluar dari bibir Gio, dalam satu tarikan nafas yang sempurna. Tidak terputus jeda, pun tidak tergesa-gesa. Kelegaan menguar di ruang dalam ballroom Hotel Tentrem, tempat acara akad nikah berlangsung. Suasana tidak lagi tegang dan kaku. Semua yang hadir menengadahkan tangan, turut mendoakan sepasang kekasih yang telah terikat dalam janji suci di hadapan Tuhan. Dipimpin oleh Pakde Surya, kakak Oma Indri yang berprofesi sebagai hakim di pengadilan agama Kabupaten Gresik, rasa syukur juga harapan dipanjatkan pada Sang Khalik, agar ikatan yang baru t

