Ikram mendatarkan wajah nya begitu bertatapan dengan Aqsa. Dia benar-benar marah kali ini namun Ia tak kuasa melimpahkan kepada bocah itu. Biarkan kemarahan itu hanya milik nya saja. Cukup dengan diam dan tidak banyak berkata-kata mungkin bisa menghalau amarahnya. Aqsa yang dari tadi mendekam di kantor polisi merasa sangat panik kini malah menjadi ketakutan setengah mati saat melihat Ikram dan Kayana disana. Untung nya Ikram tidak lagi berambut panjang dan punya brewokan yang lebat, walau pun terkesan seram namun belum 100%, hanya 93% saja. Ini bukan kali pertama Aqsa ditahan polisi sebenarnya, satu tahun yang lalu Ia juga pernah berada disini dengan situasi lebih kurang sama, hanya saja kali itu Ikram datang dengan Keni bukan dengan Kayana. Kedatangan Kayana dengan wajah memelas, sedi

