BAB DUA PULUH

2061 Kata

Ello masih terus mengikuti langkah Sharyn yang sejak tadi di kantin diam saja. Sekarang langkah istrinya itu terhenti di depan salan satu lorong Jakarta Medical. Sebelah tangannya tampak menggenggam rantang makanan pink yang masih penuh. Sharyn nyaris saja membuang rantang itu ke dalam bak sampah kalau saja Ello tidak menahannya. “Kenapa dibuang? Aku kan belum makan.” Sharyn mengangkat sebelah alisnya ke arah Ello. “Buat apa lagi, Mas? Toh, Mas El kan udah makan bekal dari Nasha. Mending yang ini dibuang aja. Nggak enak dan nggak guna. Nggak sebanding sama masakan Nasha.” “Ryn, kamu kenapa, sih?” Ello mengacak rambut frustasi. “Sejak tadi kamu diem aja, kamu nggak mau ngomong sama sekali. Terus sekarang kamu malah mau buang masakan kamu sendiri. Padahal aku belum makan. Nanti aku pasti

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN