#36: TAKUT

873 Kata

"Jangan berbicara apa pun denganku," kata Abytra tegas saat melihat Azel masuk ke dalam kamar. Pria itu sedang berdiri di depan lemari yang terbuka, mencari baju ganti. Tapi, tentu saja Azel tidak bisa mematuhi permintaan Abytra. Sebab ada banyak tanya yang kini memenuhi kepalanya. Dan ia butuh penjelasan agar kepalanya menjadi lebih ringan. "Kamu udah makan?" Azel merasa lebih baik dia memulai pembicaraan ini dengan bertanya mengenai hal remeh dulu. Basa-basi. Mencairkan suasana. Apalagi dari gelagatnya, Azel bisa membaca suasana hati pria di hadapannya itu sedang tidak baik. Rahang tegas, pangkal hidung yang mengerut, dan bibir yang mencebik, sudah cukup menggambarkan betapa buruk suasana hati pria tersebut. Abytra menoleh, dan menatap Azel tajam. Tapi, gadis itu malah tersenyum tipis

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN