Upacara pernikahan kami berlangsung lancar dan aku sungguh bersyukur untuk itu. Pacarku... Hmm... maksudku istriku terlihat sangat cantik dan mempesona hari ini. Kinsey yang biasanya nyaris tak pernah memakai make up terlihat menakjubkan ketika wajahnya mendapatkan sedikit riasan. Saat ini kami sedang menyelenggarakan pesta resepsi pernikahan kami. Banyak sekali tamu undangan yang hadir, tentu saja mereka semua adalah kenalan, teman dan relasi dari orangtuaku. Aku mendesah lelah membayangkan entah sampai jam berapa kami harus berdiri disini menerima ucapan selamat dari para tamu undangan yang tak kunjung berhenti. “Kinsey, kau cantik sekali hari ini, Nak. Beruntungnya Flinn memiliki istri sepertimu.” Ucap ibuku yang kini sedang berbicara dengan Kinsey. Sedangkan ayahku tidak ada bersama
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


