Dua bulan berlalu semenjak kejadian mengerikan itu. Dunia kembali berjalan normal seperti sedia kala. Aku hanya berharap di dalam hatiku semoga semua orang tetap menjaga keimanan di dalam hati mereka agar tak ada satu pun dari mereka yang terjerumus lagi di jalan yang sesat hanya karena tergoda rayuan iblis. Pagi tadi, aku baru saja mendatangi kantor milik ayahku. Dulu aku selalu mengabaikan keinginan ayahku untuk menjadikanku pewarisnya. Dulu aku selalu keras kepala dan menentang apapun yang diinginkan orangtuaku. Kini aku sadar perbuatanku dulu sangatlah salah, tidak sepantasnya aku bersikap seperti itu pada orangtuaku yang seharusnya ku hormati. Itulah sebabnya tadi pagi aku menemui ayahku di kantornya. Dia sangat bahagia ketika mendengar aku bersedia menggantikannya kelak. Saat ini w

