Saatnya Menyerah 1

1079 Kata

(Bukan) Istri Pilihan - Saatnya Menyerah Author's POV Ayunda cemberut. Kalau sudah begitu lebih baik Yoshi diam. Tidak perlu membujuk karena akan membuatnya semakin marah. Selama ini kemauan Ayunda selalu dituruti sampai ia sangat sering mengabaikan Anastasya. Menganggap diamnya sang istri adalah hal biasa. Sebagai seorang ayah dia tidak tega jika menolak, tapi sekarang sikap tegas perlu dilakukan jika tidak ingin kehancuran kedua dialaminya. "Pak Yoshi, sudah di tunggu di ruang meeting." Evi keluar dan memberitahu bosnya. Gadis itu mengangguk sejenak pada Mayang. "Oke, sebentar lagi saya masuk." Evi kembali ke dalam. Yoshi mencium pipi Ayunda."Papa harus meeting dulu, ya. Maaf, papa belum bisa ngajak Ayun jalan-jalan." "Tapi kalau Papa libur kita bisa jalan-jalan, kan?" "Insya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN