Waktu yang Hilang 2

1023 Kata

"Okelah, terserah ibu kalau gitu." Fauzi pasrah. "Dua hari lagi ibu mau ke Malang. Nanti sampai sana ibu kabari." "Ya," jawab Fauzi singkat. Kecewa berat, karena yang dikunjungi ibunya adalah kerabat dari pihak bapaknya. Apa ibunya akan memberitahu mereka kalau sudah bercerai dari suaminya yang nomer dua? Fauzi berdecak lirih. Keluarga Bu Eri sendiri berasal dari Surabaya. Sudah banyak yang meninggal dan kalau pun masih ada, mereka tidak tinggal lagi di kota Pahlawan itu. Sudah pada pindah ke kota lain ikut suami atau istrinya. "Baiklah, Bu. Aku harap ibu segera ngasih keputusan secepatnya. Aku nggak tega kalau ibu tetap tinggal di Surabaya sendirian. Jadi nggak perlu nunggu aku cuti tiga bulan lagi." "Iya. Kamu lekas tidur. Jaga kesehatan." "Assalamu'alaikum." "Wa'alaikumsalam." F

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN