Kenapa takut sekali dia kehilangan lelaki yang sangat ia cintai. Laki-laki yang kehadirannya bak pahlawan di tengah kehidupannya yang morat-marit. Karena rasa itu, sampai ia menyangkal cerita tentang Bu Mega. Di matanya wanita itu hanya perempuan otoriter, keras, kasar, dan tidak tahu menghargai suaminya. Harusnya ia bersyukur kalau Bu Mega minta cerai. Namun kenapa malah cemas. Bagaimana jika ternyata Pak Bastian yang tidak mau berpisah? Bagaimana jika ternyata sang suami lebih memilih istri pertamanya daripada dirinya. Padahal dirinya telah memutuskan tetap tinggal di Surabaya daripada ikut Fauzi, agar bisa tetap bersama suaminya. ***L*** Anastasya termangu di balik dinding setelah mendengar mama mertuanya mengangkat panggilan di ponsel miliknya. Ia mendengar semua yang diucapkan sang

