(Bukan) Istri Pilihan - Jiwa yang Terusik Author's POV Pak Bastian tersenyum semringah melihat kedatangan Anastasya yang menggendong Yusa. Di belakangnya ada si mbak mengikuti sambil membawa tas perlengkapan bayi. Sedangkan Yoshi menyusul kemudian membawakan buah dan kue. "MasyaAllah, cucu opa datang." Pak Bastian langsung mengambil Yusa dari gendongan Anastasya. Dari ruang dalam muncul Lili yang kegirangan melihat sepupu kecilnya. "Tante, Om," gadis kecil itu menyalami Anastasya dan Yoshi bergantian. Kemudian duduk di samping sang opa yang memangku Yusa. "Lili nginap di sini?" "Iya, Aunty," jawab gadis kecil berusia lima tahun itu. Dia jauh lebih kalem dan sopan dibanding dengan Ayunda. "Kemarin sore di anter Lidia ke sini," sambung Pak Bastian. Anastasya lega karena kakaknya

