Pria baik akan menghapus air matamu ketika kau menangis. Tapi pria yang hebat tidak akan pernah membiarkan dirimu menangis. *** Raina meringis merasakan pusing di kepalanya, matanya menatap ke sekeliling ruangan yang bernuansa serba putih itu. Di mana dia? Dan kenapa dia berada di sini? Beribu pertanyaan berkecamuk di kepalanya, hingga di mana sesosok wanita cantik yang berparas anggun datang dari balik pintu dan berjalan lurus ke arah balkon kamar. "Si..ii..apa kau?" tanya Raina kepada sosok wanita yang berdiri membelakanginya. Perlahan wanita itu berbalik dan memperlihatkan senyum misteriusnya kepada Raina. "Siapa aku itu tidak penting. Dan oh ya, kau bisa memanggilku Olivia." "Olivia?" Wanita itu mengangguk dan melangkah mendekat ke arah Raina. "Aku akan

