Diatas tanah kubur yg masih basah,,aku menangis sejadinya... Orang yang aku maki maki ternyata adalah orang yg mendonorkan matanya untukku. Dia begitu baik, aku berjanji akan menjaga adiknya. Walaupun adiknya kini kau percayakan kepada orang lain. Ya orang lain yang baru dikenalnya. Tapi sebisa mungkin aku akan mengawasinya walau dalam jarak jauh sekalipun. Aku adalah Yasmin. Putri tunggal dari keluarga yang memiliki kekayan separuh dari pulau Bali. Kehidupan mewah yang aku dapatkan tidak berarti apa apa. Sebab saat aku lebih mengenal Tuhanku. Aku merasa lebih menyukai hidup sederhana. Dimalam yang hening, aku mencoba berbicara dengan kedua orangtuaku. Setelah makan malam dan kamipun ngobrol diruang keluarga. "Mam, bisakah aku keluar dari kuliahku, dan izinkan aku kuliah di Yogya.."ungk

