Keguguran

1016 Kata

Aku tidak tega dengan Qiila, seakan ia diperkosa suaminya sendiri. Tampak jelas wajah kecewa Qiila, saat melihat Rizky suaminya dalam pengaruh obat perangsang. Aku keluar dari kamar hotel, dan menuju kamarku, namun entah kenapa aku merasa tidak tenang, apalagi mengingat perut Qiila yg sepertinya sedang mengandung, hamil muda. Aku takut terjadi sesuatu pada dirinya. Akupun menunggu di depan pintu kamar mereka berdua,,,,dengan perasaan harap harap cemas. Sesekali memainkan gawaiku, pantaskah aku nenunggu selesai orang lain bercinta. Entahlah aku merasa sesuatu tidak baik. Tidak ada sejam kemudian, aku mendengar seperti pintu yang terbuka., seketika aku menoleh, sesosok wanita yg dulu hingga Kini masih sangat aku cintai,,pantaskah jika aku mencintai istri orang lain? "Qiila,,apa kau b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN