Mall

1116 Kata

"tapi aku melihatnya kok mereka sangat mesra, ya?" Reza nampak berfikir. Dinda menatap suaminya yang masih duduk di bibir ranjang, ia hanya memakai celana kolor, "iya, kata Mama Adek pas kemah kemarin ia sempat kesal sama Clara, bahkan sudah hampir mencekik leher Clara, Mas Reza jangan kaget jika suatu hari melihat Dik Rehan marah, ia bisa saja membunuh orang" "kok githu?" tanya Reza penasaran. "entah, kaya Papa, Papa kalau sudah marah sangat menakutkan, hanya Mama yang bisa menenangkan" jawab Dinda "terus dia jadi akrab seperti sekarang kenapa?" tanya Reza , semakin penasaran. "Adek merasa bersalah, sebab dua kali ia di selamatkan Clara di saat ia di ambang kematian, dulu adek kritis karena kecelakaan, Clara yang mendonorkan darahnya, lalu kemarin adik hampir digigit ular, Clara

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN